banner 728x250
RAGAM  

Sekolah Gratis Pertama di Papua, Papua Shine School Koya Koso Siap Cetak Generasi Berkarakter Kristus

Siswa-siswi Papua Shine School Koya Koso bersama para guru berpose usai kegiatan belajar. (Foto: Dok/Papua Shine School Koya Koso)
banner 120x600
banner 468x60

Makawaru da Cunha

CITRA PAPUA.COM, JAYAPURA—Papua Shine School Koya Koso resmi berdiri pada 21 Juli 2025 sebagai sekolah pertama di Tanah Papua yang memberikan layanan pendidikan gratis tanpa biaya.

banner 325x300

Berlokasi di Koya Koso, Distrik Abepura, Kota Jayapura, sekolah ini didirikan oleh Pdt. Jimmy A.H Koirewoa, S.Th, dan Martha Diana Pasaribu, S.Pd, dengan tujuan membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Papua dari keluarga kurang mampu.

Siswa Papua Shine School Koya Koso belajar Calistung (Membaca, Menulis, dan Berhitung) dengan semangat. (Foto: Dok/Papua Shine School Koya Koso)

Papua Shine School Koya Koso tak hanya membebaskan biaya, tapi juga menyediakan perlengkapan sekolah, seragam, sepatu, tas, hingga sarapan dan makan siang.

“Kami ingin anak-anak belajar tanpa beban biaya, tumbuh dalam kasih, berkarakter Kristus, dan memiliki semangat belajar yang tinggi,” jelas Kepala Sekolah, Ms. Yuni Shara Tumanggor, S.Pd, di Jayapura, Rabu (10/9/2025).

Siswa Papua Shine School Koya Koso menerima pembagian alat tulis dari guru sebagai penunjang kegiatan belajar. (Foto: Dok/Papua Shine School Koya Koso)

Saat ini, sekolah menampung 16 siswa, mayoritas berasal dari Panti Asuhan Terang Koya Koso serta jemaat setempat.

Proses pembelajaran ditangani tiga guru: Ms. Yuni Shara Tumanggor (Matematika sekaligus Kepala Sekolah), Ms. Mei Raniwa Nainggolan (Bahasa Indonesia dan PKN), dan Ms. Linda Evelyn (Agama, Seni Budaya, dan Olahraga).

Menggunakan kurikulum nasional berbasis Merdeka Belajar yang diperkaya pendekatan internasional, sekolah ini juga mengenalkan Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua.

Tahun ajaran depan, Papua Shine School Koya Koso akan menggunakan buku pelajaran dari Singapura, untuk meningkatkan kualitas belajar siswa.

Siswa-siswi Papua Shine School Koya Koso menikmati makan siang bersama dengan penuh keceriaan. (Foto: Dok/Papua Shine School Koya Koso)

Martha Diana Pasaribu menegaskan pendirian sekolah ini lahir dari kerinduan agar anak Papua memiliki kesempatan pendidikan yang setara.

“Banyak anak Papua tak bisa menikmati pendidikan berkualitas karena keterbatasan ekonomi. Kami ingin mereka menjadi generasi berpengetahuan, beriman, dan berkarakter Kristus,” katanya.

Sementara itu, Jimmy A.H Koirewoa menambahkan, kehadiran sekolah ini juga untuk membangun keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan iman.

“Kami memilih Koya Koso agar menjangkau anak-anak di kampung. Pendidikan dasar ini menjadi pondasi untuk melahirkan pemimpin masa depan Papua,” ujarnya.

Siswa-siswi Papua Shine School Koya Koso mengikuti lomba lari karung memeriahkan HUT ke-80 RI Tahun 2025. (Foto: Dok/Papua Shine School Koya Koso)

Kehadiran Papua Shine School Koya Koso disambut antusias para orang tua. Anak-anak yang sebelumnya sulit mengakses sekolah kini lebih rajin belajar dan jarang absen.

Ke depan, Papua Shine School Koya Koso menargetkan menjadi sekolah satu atap, mulai dari TK hingga SMA, sebagai jawaban atas kebutuhan pendidikan anak-anak Papua sekaligus menjadi sekolah Kristen percontohan di Tanah Papua. **

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *