Oleh: Makawaru da Cunha I
CITRA PAPUA.COM—JAYAPURA—Persipura Jayapura ditahan imbang tanpa gol pada lanjutan Liga II Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Sabtu (11/4/2026).
Hasil tersebut membuat tim Mutiara Hitam kini fokus menatap tiga laga sisa yang menentukan peluang promosi ke Liga 1.
Ketua Black Danger Community (BDC) Persipura 1963, Jansen Previdea Kareth, meminta suporter tetap tertib dan menjaga dukungan positif di tengah ketatnya persaingan menuju Liga 1.
Ia juga menyoroti insiden pelemparan botol ke lapangan pada laga sebelumnya yang dinilai berpotensi memicu sanksi dari operator kompetisi, termasuk kemungkinan laga tanpa penonton.
“Kami harap suporter tidak merusak fasilitas stadion dan tetap tertib,” ujarnya via ponsel, Senin (13/4/2026).
Persipura masih menyisakan tiga pertandingan penting di fase akhir Liga II 2025/2026, yakni:
- 18 April 2026 (kandang): Persipura vs PSIS Semarang
- 26 April 2026 (tandang): Persipal Palu vs Persipura
- 2 Mei 2026 (kandang): Persipura vs Persiku Kudus
Tiga laga tersebut menjadi penentu langkah Persipura dalam persaingan menuju Liga 1 musim ini.
Dengan sisa pertandingan tersebut, Persipura memasuki fase krusial musim. Setiap laga akan sangat menentukan posisi akhir di klasemen, baik untuk peluang promosi langsung maupun jalur playoff.
BDC menegaskan dukungan terbaik bagi tim adalah menjaga ketertiban di stadion dan memberikan dukungan positif hingga akhir musim. Persipura kini dituntut tampil maksimal dalam tiga laga tersisa untuk menjaga asa kembali ke Liga 1. **


















