Makawaru da Cunha
CITRA PAPUA, COM—KOTA JAYAPURA—Askab PSSI Sikka tampil beda menuju Liga 4 Zona Nusa Tenggara Timur (NTT) El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV Ende 2025. Jika tim-tim lain sibuk merekrut pemain dari luar, maka kali ini “Laskar Teka Iku” julukan Persami Maumere memprioritaskan pemain lokal dengan tagline local pride.
Ya, para punggawa Persami adalah orang asli Sikka dan non orang asli Sikka, tapi sudah lama berdomisili di Nian Tana.
Saya membuka Akun Resmi Official Page Askab PSSI Sikka, otoritas tertinggi sepakbola Sikka menyodorkan alasan yang logis bahwa sepakbola bukan hanya soal menang kalah, tapi juga soal jati diri dan tekat untuk menampilkan produk lokal.
Di Sikka cukup banyak potensi pemain muda atau wonderkid. Mereka pastinya butuh ruang dan waktu untuk mengembangkan talenta dan mengeksploitasi diri.
“Local pride tak hanya bicara strategi, tapi bagaimana membangun masa depan sepakbola Sikka,” ujar Wakil Ketua Komite Media dan Pemasaran Askab PSSI Sikka, Yansen Seda.
Sepakbola bukan instan, ia butuh proses pembinaan yang panjang, berjenjang dan terintegrasi. Suatu saat akan lahir pesepakbola-pesepakbola andal.
Tapi jika Persami ternyata belum mampu memenuhi ekspektasi, maka Liga 4 Zona NTT ETMC XXXIV Ende 2025 adalah “turnamen bayangan” untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi.
Ibarat menanam tanaman hari ini kita membersihkan lahan, menyiapkan bibit, marawat dan saatnya tiba kita akan panen.
Sebagaimana diketahui, Ketua Askab PSSI Sikka Yosef Nong Soni (YNS) punya komitmen dan totalitas, agar Kota Maumere menjadi tuan rumah ETMC tahun 2028 mendatang. Maka saat itu pula bukan tak mungkin local pride milik Persami bakal mencapai prestasi puncak, yang mengharumkan nama Sikka khususnya sepakbola.
Uji Coba
Persiapan menuju Liga 4 Zona NTT ETMC XXXIV Ende 2025, Persami telah menggelar uji coba atau trial match di Stadion Gelora Samador Maumere. Masing-masing Persami Vs Alok Timur FC dan Persami Vs AMFIBI Waipare. Hasilnya cukup memuaskan. Tentunya masih ada uji coba lain. Kita tunggu.
Bagi staf kepelatihan Persami, yang dibesut Dominggo San Krus, trial matchini untuk mengukur sejauhmana para pemain memahami organisasi permainan, kedalaman, ruang tembak dan membenahi kekurangan yang ada. Yakinlah, skuad Persami bakal mencapai kebugaran jelang kick-off Liga 4 Zona NTT ETMC XXXIV Ende 2025.
Meski demikian, skuad Persami belum mengumumkan 23 pemain, yang bakal diboyong ke Ende. Menurut Yansen Seda, pihaknya masih mempertimbangkan beberapa hal, antara lain melengkapi data dan administrasi termasuk perizinan dari sekolah, tempat kerja, dan orang tua untuk mengikuti TC.
23 pemain yang terseleksi adalah pemain-pemain terbaik, antara lain hasil seleksi dari Turnamen Sepakbola Bupati Sikka Cup I Tahun 2025.
TC Ala Militer
Kini tinggal beberapa saat lagi opening ceremony Liga 4 Zona NTT ETMC XXXIV Ende 2025, yang dijadwalkan 9 November 2025 di Stadion Marilongga Ende. Persami telah menggelar Training Center (TC) atau Pemusatan Latihan selama 12 Oktober-5 November 2025 di Mako Lanal Maumere.
Inilah kali pertama sepanjang sejarah sepakbola Sikka skuad Persami menggelar pemusatan latihan ala militer, untuk meningkatkan ketahanan mental dan disiplin. Skuad Persami didampingi para instruktur dari TNI/AL.
TC ala militer ini juga pernah digelar PSSI Garuda I asuhan Coach Joao Barbatana asal Brazil di Pusdiklat Polisi Militer, Cimahi, Jawa Barat, untuk membina wonderkid yang rata-rata berusia dibawah 23 tahun menuju Pra Piala Asia 1984.
Kolaborasi
Persiapan Persami kali ini sangat mengembirakan. Semua pengurus inti Askab PSSI Sikka turun full team, yang merupakan kolaborasi dari Pemerintah Daerah (Pemda) Sikka, didukung para penggila bola: mantan pemain, profesional, politisi, intelektual, wartawan, kaum wanita, kaum milenial dan lain-lain ikut terlibat dalam kepengurusan Askab PSSI Sikka. Hanya satu kata: Persami harga mati.
Tak hanya itu, dukungan juga datang dari Paguyuban Likong Tikong Sikka di Ende. Mereka berjanji akan membantu dan menyiapkan tenaga dan pikiran, agar seluruh aktivitas Persami berjalan lancar.
Lopa bau, ami norang (Jangan takut, kami ada) adalah ungkapan spontan dan tulus betapa kuatnya solidaritas, kekeluargaan dan persaudaraan orang Sikka. **
(*) Pendukung Setia Persami Maumere, Tinggal di Jayapura-Papua


















