banner 728x250

Manase Robert Kambu Berpulang, Papua Kehilangan Tokoh yang Membesarkan Persipura

Ketua Komunitas Suporter Black Danger Community Persipura 1963/BDC 1963), Jansen Previdea Kareth. (Foto: Istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

Oleh: Makawaru da Cunha

CITRA PAPUA.COM—Mantan Wali Kota Jayapura sekaligus mantan Ketua Umum Persipura Jayapura, Drs. Manase Robert Kambu, M.Si, meninggal dunia di RSUD Dok II Jayapura, Papua, Jumat (24/7/2026) pagi.

banner 325x300

Kepergiannya meninggalkan duka bagi masyarakat Papua, terutama keluarga besar Persipura Jayapura yang pernah dipimpinnya.

Ucapan belasungkawa datang dari berbagai kalangan. Salah satunya disampaikan Ketua Komunitas Suporter Black Danger Community Persipura 1963 (BDC 1963), Jansen Previdea Kareth, yang mengenang Manase Robert Kambu sebagai sosok pemimpin yang memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan sepak bola Papua.

“Kematian adalah takdir, keputusan, dan kedaulatan Tuhan Yang Maha Kuasa. Atas nama saya pribadi, pengurus, dan seluruh keluarga besar Black Danger Community Persipura 1963, kami menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Drs. Manase Robert Kambu, M.Si. Kiranya Tuhan senantiasa memberikan kekuatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Jansen melalui Siaran Pers, Kamis (24/7/2026).

Bagi masyarakat Papua, nama Manase Robert Kambu tak hanya dikenal sebagai mantan kepala daerah, tapi juga sebagai salah satu tokoh yang ikut meletakkan fondasi kebangkitan Persipura Jayapura. Di bawah kepemimpinannya, klub berjuluk Mutiara Hitam itu mencatat berbagai prestasi yang mengharumkan nama Papua di tingkat nasional.

Jansen mengatakan, Manase Robert Kambu memiliki dedikasi yang besar terhadap kemajuan sepak bola Papua. Menurutnya, kepemimpinan almarhum menjadi bagian penting dalam perjalanan Persipura ketika meraih gelar juara Divisi Utama Liga Indonesia, sekaligus membawa klub tersebut tampil mewakili Indonesia di kompetisi Asia.

“Pada 2011, saat menjabat Ketua Umum Persipura, beliau mengantarkan Persipura tampil di AFC Cup hingga mencapai babak perempat final. Itu menjadi salah satu pencapaian yang membanggakan bagi sepak bola Papua,” katanya.

Di mata para suporter, Manase Robert Kambu juga dikenang sebagai figur yang tidak hanya membangun prestasi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai tentang makna membela Persipura.

Jansen mengaku masih mengingat pesan yang pernah disampaikan almarhum kepada para pemain Persipura. Menurutnya, Manase Robert Kambu selalu menekankan bahwa mengenakan seragam Persipura bukan sekadar bermain sepak bola.

“Beliau pernah menyampaikan kepada para pemain bahwa bermain untuk Persipura adalah demi kemuliaan Tuhan, menjaga harga diri orang Papua, dan agar dunia mengenal orang Papua,” ujarnya.

Bagi Jansen, pesan tersebut menjadi warisan moral yang hingga kini tetap melekat dalam perjalanan Persipura. Sepak bola, menurut Manase Robert Kambu, bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan juga menjadi sarana mengangkat harkat dan martabat masyarakat Papua.

“Kami merasa sangat kehilangan. Persipura berduka atas kepergian seorang tokoh yang melalui dedikasi dan loyalitasnya telah membawa Persipura berjuang di level nasional maupun internasional serta mengangkat harkat dan martabat orang Papua,” tutur Jansen.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, jenazah Manase Robert Kambu akan disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka di Jalan Nuri, Abepura, Kota Jayapura. Setelah itu, jenazah akan diberangkatkan ke Sorong untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Kepergian Manase Robert Kambu menandai berakhirnya perjalanan seorang tokoh yang dikenang tidak hanya karena jabatan yang pernah diemban, tetapi juga karena pengabdiannya membangun sepak bola Papua. Bagi masyarakat Papua, khususnya keluarga besar Persipura, warisan dedikasi, kepemimpinan, dan kecintaannya terhadap Mutiara Hitam akan tetap menjadi bagian dari sejarah perjalanan sepak bola di Bumi Cenderawasih. **

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

.  Nama lengkap: Drs. Menase (Manase) Robert Kambu, M.Si

. Lahir: 14 Juni 1948, Ayamaru, Sorong (kini masuk Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya).

. Profesi: Birokrat, politikus, tokoh sepak bola Papua.

Karier Pemerintahan

  • Pejabat Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Merauke (1980).
  • Camat Merauke (1983–1984).
  • Ketua Bappeda Kabupaten Merauke (1984–1989).
  • Sekretaris Wilayah Daerah (Sekwilda) Kabupaten Merauke (1989).

Wali Kota Jayapura

  • Wali Kota Jayapura Periode I: 2000–2005, didampingi Wakil Wali Kota J.I. Renyaan.
  • Wali Kota Jayapura Periode II: 2005–2010, didampingi Wakil Wali Kota Sudjarwo.

Kiprah di Persipura

  • Ketua Umum Persipura Jayapura.
  • Berperan dalam kebangkitan Persipura sebagai salah satu klub terbaik Indonesia.
  • Mengantarkan Persipura tampil mewakili Indonesia di AFC Cup 2011 hingga mencapai babak perempat final (delapan besar), sesuai informasi yang banyak dikenang oleh kalangan Persipura.

Keluarga

  • Istri: Dra. Welmina Wanny Kambuaya, M.M.
  • Memiliki lima orang anak.

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *