banner 728x250

Dukung Persipura, BDC 1963 Gelar Nobar dan Kuis Berhadiah

banner 120x600
banner 468x60

Oleh: Makawaru da Cunha

CITRA PAPUA.COM—JAYAPURA—Dukungan terhadap Persipura Jayapura menjelang laga melawan Persis Solo datang dari Tanah Papua. Komunitas Suporter Black Danger Community (BDC) Persipura 1963 menggelar nonton bareng (nobar) sekaligus kuis tebak skor berhadiah tiga jersey Persipura, Sabtu (26/9/2026) malam.

banner 325x300

Nobar berlangsung di Mabes BDC 1963, Asrama LIDES Perumnas 3 Waena, di samping Kantor Lurah Yabansai, Kota Jayapura.

Persipura menjamu Persis Solo pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur. Pertandingan dimulai pukul 19.00 WIB atau 21.00 WIT dan dapat disaksikan melalui live streaming Vidio serta siaran Sin Po TV.

Persipura berstatus sebagai tuan rumah meski pertandingan dimainkan di Sidoarjo. Laga ini menjadi pertandingan ketiga Persipura sekaligus debut Regi Aditya sebagai pelatih kepala.

Persipura Baru Raih Satu Poin

Persipura belum meraih kemenangan dalam dua pertandingan awal. Persipura kalah 2-3 dari Barito Putera pada 12 September 2026 dan bermain imbang 0-0 melawan Kendal Tornado FC pada 18 September 2026.

Hasil tersebut membuat Persipura mengoleksi satu poin dari dua pertandingan, dengan catatan satu kekalahan dan satu hasil imbang.

Ketua Komunitas Suporter BDC Persipura 1963 Jansen Previdea Kareth (JPK) mengatakan dua hasil awal menjadi bagian dari perjalanan tim untuk berbenah menghadapi kompetisi musim ini.

“Laga ini begitu bergengsi. Hari ini seluruh fans, suporter dan masyarakat Tanah Papua, baik yang ada di pesisir, gunung maupun lembah, sedang berdoa untuk kemenangan tim kebanggaan mereka, Persipura Jayapura. Sudah cukup dua pertandingan dengan hasil yang tidak memuaskan para pencinta Persipura,” kata JPK.

“Hasil draw dan kekalahan kemarin bagian dari perjalanan untuk mengenang masa lalu. Tim segera berbenah untuk melihat realita kompetisi hari ini dan menatap target tim Persipura yang penuh dengan harapan,” ujarnya.

Persis Datang dengan Modal 7-0

JPK mengatakan Persis Solo merupakan lawan yang tidak mudah. Persis sebelumnya tampil di Liga 1 dan kini bermain di Pegadaian Championship 2026/2027 setelah terdegradasi pada musim 2025/2026.

Persis juga membawa modal kemenangan telak 7-0 atas PSBS Biak pada pekan kedua di Stadion Manahan, Solo, Minggu (20/9/2026).

“Tim Persis Solo merupakan tim besar, tim Liga 1 yang baru saja terdegradasi pada musim kemarin 2025/2026 ke Liga 2 Pegadaian Championship. Pasti materi pemain mereka juga bagus dengan skema skuad yang cukup baik,” kata JPK.

Menurut dia, Persipura harus tampil lebih siap menghadapi Persis yang datang dengan kepercayaan diri setelah kemenangan besar tersebut.


Ketua Komunitas Suporter Black Danger Community (BDC) Persipura 1963 Jansen Previdea Kareth. (Foto: Istimewa)

BDC Percaya pada Regi Aditya

JPK menyambut kehadiran Regi Aditya sebagai pelatih kepala Persipura. Menurut dia, Regi memiliki pengalaman dan sudah mengenal sepak bola Papua.

Regi sebelumnya terlibat dalam perjalanan PSBS Biak hingga promosi ke Liga 1. Ia juga pernah dipercaya sebagai asisten pelatih Persipura mendampingi Rahmad Darmawan pada musim 2025/2026.

“Saya yakin dengan hadirnya Head Coach Regi Aditya menjadi mesin penggerak baru di tubuh tim Persipura. Sosok yang cukup berpengalaman, memiliki jam terbang yang tidak kami, fans dan suporter ragukan lagi,” ujar JPK.

Ia berharap perubahan di jajaran kepelatihan dapat diikuti dengan penampilan yang lebih baik dari pemain.

“Saya yakin dan percaya untuk pelatih Persipura yang baru. Sekarang tinggal satu tarikan napas dari pelatih dan pemain untuk membuktikan pada match ketiga ini. Jangankan mampu mengimbangi Tim Persis Solo, kalau bisa unggul dan meraih tiga poin,” katanya.

Jansen berharap pemain menjadikan Gelora Delta sebagai rumah sementara untuk berjuang meraih hasil maksimal.

“Anggap saja para pemain Persipura sedang berjuang mempertahankan harga diri, kehormatan, dan sebuah nama di Stadion Lukas Enembe,” ujarnya.

BDC 1963 Tegak Lurus Mendukung

JPK juga mengapresiasi langkah manajemen Persipura melakukan evaluasi dan perubahan di jajaran pelatih. Ia memastikan BDC 1963 tetap mendukung tim.

“Sebagai Ketua Komunitas BDC 1963, kami mengapresiasi langkah cepat Ibu Eveline Sanita Injaya selaku Manajer Persipura dalam merombak dan mengevaluasi jajaran pelatih. Kami BDC 1963 tetap tegak lurus mendukung selama itu untuk kebaikan dan kepentingan masa depan tim Persipura,” katanya.

Dukungan dari Tanah Papua, kata JPK, diwujudkan melalui nobar. Ia berharap Persipura mampu meraih kemenangan pada pertandingan tersebut.

“Dari Tanah Papua, suporter, fans dan masyarakat memberikan dukungan kepada tim Persipura hanya melalui nonton bareng. Harapan kami di Stadion Gelora Delta ada kemenangan. Tiga poin harga mati. Jangan kendor, mundur sejengkal pun. Ayo maju, bangkit dan berjuang untuk meraih kemenangan hari ini. Persipura satu hati, satu tujuan. Haleluya, Amin,” kata JPK. **

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *