Oleh: Makawaru da Cunha
CITRA PAPUA.COM—JAYAPURA—Black Danger Community (BDC) Persipura 1963 menilai komposisi pemain yang diturunkan Pelatih Kepala Persipura Jayapura, Regi Aditya, layak dipertahankan sebagai kerangka utama tim setelah Mutiara Hitam mengalahkan De Red FC 3-1 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027.
Kemenangan tersebut menjadi tiga poin perdana Persipura setelah tiga laga awal tanpa kemenangan, sekaligus menjadi hasil positif pertama Regi bersama Mutiara Hitam.
Regi Datang Setelah Tiga Laga
Sebelum Regi Aditya menangani tim, Persipura mengawali kompetisi dengan kekalahan 2-3 dari Barito Putera, kemudian bermain imbang 0-0 melawan Kendal Tornado FC dan 1-1 menghadapi Persis Solo.
Manajemen Persipura menunjuk Regi sebagai pelatih kepala pada 23 September 2026, menggantikan Andri Ramawi.
Menghadapi De Red FC, Regi melakukan perubahan komposisi dengan menyesuaikan kondisi pemain yang tersedia.
Lima Pilar Absen
Persipura tampil tanpa lima pemain pilar. Reno Salampessy absen karena bergabung dengan Timnas Indonesia U-20.
Empat pemain lainnya, yakni Alexandro dos Santos Ferreira, Boaz Solossa, Ruben Sanadi, dan Adzib Al Hakim Arsyad, tidak tampil karena cedera.
Dalam kondisi tersebut, Regi memberikan kesempatan kepada pemain lain. Persipura juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Lazarus Anthonius Wilem Christian Sinim menerima kartu merah melalui tinjauan VAR.
Persipura Bangkit
De Red FC lebih dahulu membuka keunggulan melalui Moch. Supriadi pada menit ke-47. Persipura menyamakan kedudukan lewat Jeam Kelly Sroyer pada menit ke-56.
Tiga menit kemudian, D. Febrianto M. Uopmabin membawa Persipura berbalik unggul 2-1 melalui tendangan bebas jarak jauh. Pada menit ke-64, keunggulan bertambah menjadi 3-1 setelah upaya RP Wisal El-Burji menghalau umpan Gelfias Yance justru berujung gol bunuh diri.
Skor 3-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.
BDC Apresiasi Eksperimen Regi
Ketua BDC Persipura 1963, Jansen Previdea Kareth atau JPK, mengapresiasi keberanian Regi melakukan eksperimen dalam menentukan komposisi pemain.
Menurut JPK, pemain yang mendapat kepercayaan mampu menjawab kebutuhan tim ketika sejumlah pemain pilar tidak dapat tampil.
“Kami mengapresiasi eksperimen yang dilakukan Coach Regi. Komposisi pemain yang tampil dan meraih kemenangan ini patut dipertahankan sebagai kerangka utama tim untuk melakoni laga selanjutnya,” kata JPK melalui siaran pers, Sabtu (3/10/2026).
JPK menilai komposisi tersebut dapat menjadi salah satu kerangka Persipura untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
BDC berharap Regi mempertahankan kerangka tersebut dengan tetap melakukan evaluasi sesuai kebutuhan tim dan karakter lawan.
RANS Jadi Laga Berikutnya
Persipura selanjutnya menghadapi RANS Nusantara FC pada Jumat (9/10/2026).
Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, dengan kick-off pukul 15.30 WIB atau 17.30 WIT.
Laga tersebut akan menjadi kesempatan bagi Regi untuk menguji konsistensi komposisi pemain yang digunakan saat mengalahkan De Red FC. **


















