banner 728x250

Dari Cleaning Service, Dedi Gobel Jadi Manajer Operasional Grand Cartenz

Manajer Operasional Grand Cartenz Hotel Sentani, Dedi Gobel, menunjukkan Obhe Meeting Room di lantai dua Grand Cartenz Hotel Sentani, Kabupaten Jayapura. (Foto: CitraPapua.com/Makawaru da Cunha)
banner 120x600
banner 468x60

Oleh: Makawaru da Cunha

CITRA PAPUA.COM, SENTANI—Karier Dedi Gobel di industri perhotelan dibangun dari bawah. Mengawali pekerjaan sebagai cleaning service, ia meniti setiap jenjang profesi hingga kini dipercaya sebagai Manajer Operasional Grand Cartenz Hotel Sentani.

banner 325x300

Perjalanan selama hampir dua dekade itu memberinya pemahaman menyeluruh tentang dunia perhotelan, mulai dari menjaga kebersihan, melayani tamu, hingga mengelola operasional hotel.

Belajar dari Pekerjaan Dasar

Dedi mulai mengenal industri perhotelan pada 2006 saat bergabung dengan Hotel Tirta Mandala Jayapura. Lulusan STM Kotaraja Jayapura jurusan Otomotif itu mengaku tak memiliki latar belakang pendidikan perhotelan. Namun, keinginan untuk belajar membuatnya terus berkembang.

“Saya mulai dari cleaning service, kemudian menjadi room boy atau petugas kebersihan kamar. Dari situ saya belajar semua bagian hotel, mulai dari restoran, pelayanan kamar sampai bagaimana pekerjaan di bagian resepsionis,” ujar Dedi, Jumat (31/7/2026).

Selama sekitar tujuh tahun bekerja di Hotel Tirta Mandala Jayapura, ia memanfaatkan setiap kesempatan untuk memahami sistem kerja di berbagai departemen.

Menimba Pengalaman

Bekal pengalaman tersebut mengantarkannya bergabung dengan Golden Hotel Manado pada 2014. Setahun kemudian, ia melanjutkan karier di The Belagri Hotel Sorong sebelum kembali ke Papua dan bergabung dengan At Home Abepura by Horison pada 2016.

Menurut Dedi, berpindah dari satu hotel ke hotel lain memberinya banyak pengalaman mengenai karakter tamu, standar pelayanan, serta dinamika industri hospitality.

“Kalau kita pernah berada di posisi bawah, kita bisa lebih memahami pekerjaan setiap bagian dan menghargai proses yang mereka jalani,” katanya.

Baginya, pengalaman di lapangan menjadi bekal penting ketika harus memimpin sebuah tim.

Pelayanan Menjadi Prioritas

Kini, sebagai Manajer Operasional Grand Cartenz Hotel Sentani, Dedi berupaya membangun etos kerja yang mengedepankan pelayanan. Selain mengembangkan fasilitas hotel, ia juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk memberi kesempatan kepada putra-putri Papua untuk berkembang di industri perhotelan.

Sebelum Grand Cartenz Hotel mulai beroperasi, seluruh karyawan mengikuti pelatihan selama tiga bulan. Pelatihan tersebut mencakup standar operasional prosedur (SOP), tugas setiap departemen, hingga teknik memberikan pelayanan kepada tamu.

Menurut Dedi, keberhasilan sebuah hotel tak hanya ditentukan oleh bangunan yang megah atau fasilitas yang lengkap, tapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan operasional setiap hari.

“Kami melayani dengan sepenuh hati, ramah kepada siapa pun tanpa membeda-bedakan. Yang paling penting adalah tamu merasa nyaman dan puas,” ujarnya.

Terus Berkembang

Dedi berharap Grand Cartenz Hotel Sentani dapat terus berkembang sebagai salah satu pilihan akomodasi di Kabupaten Jayapura sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Bagi Dedi, jabatan bukanlah tujuan akhir dari perjalanan karier. Pengalaman yang dimulai dari pekerjaan paling dasar justru menjadi pengingat bahwa pelayanan, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan tamu di industri perhotelan. **

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *