banner 728x250

Kaleb Woisiri: Dari Fans Portugal hingga Ajakan Persatuan Generasi Muda Waropen

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Waropen periode 2024–2029, Kaleb Woisiri berpose bersama jersey Portugal dan CR 7. (Foto: Istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

 

Oleh: Makawaru da Cunha

banner 325x300

CITRA PAPUA.COM, WAROPEN–Ketika euforia Piala Dunia FIFA 2026 melanda berbagai penjuru dunia, Kaleb Woisiri memiliki harapan yang lebih besar daripada sekadar melihat Portugal meraih kemenangan.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Waropen periode 2024–2029 itu ingin momentum pesta sepak bola dunia menjadi sarana memperkuat persatuan masyarakat sekaligus mendorong generasi muda untuk terlibat dalam pembangunan daerah.

Sebagai pendukung setia Portugal, Kaleb meyakini tim berjuluk Seleção das Quinas memiliki peluang besar mencatat sejarah pada Piala Dunia 2026. Optimisme itu turut ia bawa dalam berbagai kegiatan yang digelar masyarakat pecinta sepak bola di Kabupaten Waropen.

Kecintaannya terhadap Portugal terlihat dari keterlibatannya sebagai perwakilan Fans Portugal Waropen dalam kegiatan konvoi Piala Dunia 2026 yang difasilitasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Waropen bersama masyarakat pecinta sepak bola.

Politisi Partai Perindo yang juga dikenal sebagai tokoh pemuda dan pegiat organisasi adat itu mengaku telah lama mengikuti perkembangan sepak bola dunia. Baginya, sepak bola bukan hanya soal pertandingan, melainkan ruang yang mampu mempertemukan banyak orang dalam semangat kebersamaan.

“Saya selalu sampaikan kepada Fans Portugal Waropen bahwa boleh ber-euforia dan melakukan konvoi, tetapi tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan situasi kamtibmas,” ujar Kaleb melalui sambungan telepon, Selasa (16/6/2026).

Menurut Kaleb, dukungan kepada tim favorit harus diwujudkan secara positif dan bertanggung jawab. Karena itu, ia mengajak seluruh pecinta sepak bola di Waropen menjadikan Piala Dunia sebagai ajang mempererat persaudaraan dan menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

Selain konvoi, Kaleb juga mendorong komunitas Fans Portugal Waropen menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang berkumpul yang sehat sekaligus memperkuat hubungan sosial antarwarga.

Ia berharap semangat kebersamaan yang lahir dari sepak bola dapat memberi dampak positif bagi kehidupan masyarakat, terutama generasi muda yang akan menjadi penerus pembangunan daerah.

“Melalui sepak bola, kita belajar tentang kerja sama, disiplin, dan persatuan. Saya mengajak generasi muda Waropen untuk menjaga kebersamaan, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta terlibat aktif dalam pembangunan daerah sesuai bidang dan kemampuan masing-masing,” kata penggemar Cristiano Ronaldo ini.

Di tengah semangat tersebut, Kaleb tetap menaruh keyakinan besar kepada Portugal. Menurutnya, negara Eropa itu memiliki kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang mampu bersaing dengan tim-tim unggulan lainnya.

Portugal berada di Grup K bersama Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia. Kaleb menilai Portugal berpeluang besar menjadi juara grup dengan Kolombia sebagai pesaing terberat.

Meski telah sembilan kali tampil di putaran final Piala Dunia sejak edisi 1966 di Inggris, Portugal hingga kini belum pernah meraih gelar juara dunia. Prestasi terbaik negara tersebut adalah menempati peringkat ketiga pada Piala Dunia 1966.

Namun, catatan itu tidak mengurangi keyakinannya. Kaleb menilai Portugal memiliki tradisi melahirkan pemain-pemain berkualitas yang mampu tampil konsisten di level tertinggi sepak bola dunia.

“Portugal sering memiliki generasi emas. Ada Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes, Bernardo Silva, João Neves, hingga Gonçalo Ramos. Mereka juga memiliki gaya permainan yang teknis dan efektif,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap Portugal mampu melewati setiap fase kompetisi dengan baik dan mewujudkan impian meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya.

“Mari kita doakan agar Portugal mampu mengatasi tim-tim calon juara hingga babak final dan menjadi juara Piala Dunia 2026,” tandasnya.

Bagi Kaleb, sepak bola selalu lebih besar daripada sekadar skor dan trofi. Olahraga itu mengajarkan kerja sama, disiplin, sportivitas, dan rasa memiliki terhadap komunitas. Nilai-nilai itulah yang menurutnya perlu terus ditanamkan kepada generasi muda Waropen sebagai bekal untuk menjaga persatuan dan berkontribusi dalam pembangunan daerah di masa depan. **

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *