Oleh: Makawaru da Cunha
CITRA PAPUA.COM, KOTA JAYAPURA—Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Provinsi Papua, Pdt. David H. Waromi, M.Th, bertemu Dewan Energi Nasional (DEN) RI dan Pemerintah Daerah Provinsi Papua untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur energi di Provinsi Papua.
Pertemuan yang dihadiri Anggota DEN RI, Prof. Dr. Ir. Johni Jonatan Numberi, M.Eng., IPM., ASEAN Eng, serta Plt. Kepala Bidang Migas Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Papua, Dr. Ronald Wanggai, ST berlangsung di Suni Abe, Kota Jayapura, Kamis (19/2/2026).
David menjelaskan kunjungannya ke Papua merupakan bagian dari masa reses untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait kelistrikan, pendidikan, dan pembangunan desa, sesuai tugas Komite III DPD RI yang membidangi urusan sosial kemasyarakatan, meliputi pendidikan, kesehatan, agama, dan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengungkapkan sekitar 232 kampung di Papua belum teraliri listrik, dengan lebih dari 60 kampung berada di Kabupaten Kepulauan Yapen.
“Masih ada kampung yang gelap gulita dan belum memiliki listrik. Menurutnya, aspirasi ini akan disampaikan ke kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Kementerian terkait lainnya agar segera ditindaklanjuti,” kata David.
Pelaksanaan Program MBG
Selain itu, David juga meninjau pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kepulauan Yapen.
“Program ini diharapkan mampu meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus mendukung kualitas kesehatan dan kesejahteraan,” ujar David.
Ia juga bertemu pimpinan yayasan yang berkaitan dengan program beasiswa pendidikan, seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Selain itu, David memantau pengembangan pertanian, kampung nelayan, serta kesiapan lahan pembangunan Sekolah Rakyat agar tidak bermasalah dengan hak ulayat.
Menurut David, Kabupaten Kepulauan Yapen mendukung program Presiden Prabowo Subianto, termasuk pengembangan kampung nelayan dan program pendidikan masyarakat.
Distribusi BBM dan Kelistrikan Masih Terkendala
Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Migas Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Papua, Dr. Ronald Wanggai, ST, menyebut potensi minyak dan gas di Papua cukup besar, termasuk Blok Cenderawasih, Blok Sarmi, dan Blok Rombebai di Mamberamo.
Namun, distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) seperti Sarmi, Mamberamo, Yapen, dan Waropen masih menghadapi kendala.
“Kami mengharapkan dukungan pemerintah pusat untuk program BBM satu harga di Papua,” kata Ronald.
Pemerintah daerah juga mendorong pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) untuk melayani masyarakat dan nelayan di wilayah 3 T.


















