Oleh: Makawaru da Cunha
CITRA PAPUA.COM—JAYAPURA—Skuad Mutiara Hitam Persipura Jayapura wajib membawa tiga poin penuh saat menjamu Kendal Tornado FC pada pekan kedua Grup Timur Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) pukul 17.30 WIT.
Ketua Komunitas Suporter Black Danger Community (BDC) Persipura 1963, Jansen Previdea Kareth, menegaskan laga tersebut merupakan pertandingan kandang Persipura meski digelar tanpa kehadiran penonton dan suporter.
Jansen menilai kondisi tersebut tidak boleh mengurangi semangat Persipura untuk mengejar tiga poin. Laga kandang ini dinilainya penting sebagai bagian dari perjalanan Persipura pada Grup Timur Pegadaian Championship 2026/2027.
“Tidak ada kata mundur sedikit pun. Persipura wajib menang untuk meraih tiga poin di kandang sendiri. Pertemuan pertama di kandang Persipura menjadi ukuran untuk menatap masa depan Tim Mutiara Hitam yang penuh harapan,” kata Jansen.
Setiap Laga Adalah Final
Jansen mengatakan setiap pertandingan Persipura harus dihadapi dengan keseriusan untuk mendukung target tim pada musim ini.
“Bagi saya, setiap laga itu adalah final. Saya yakin dan percaya bahwa Pegadaian Championship 2026/2027 merupakan kebangkitan baru, harapan baru, semangat baru, dan strategi baru bagi Tim Persipura,” ujarnya.
Ia juga mendoakan Manajer Persipura Eveline Sanita Injaya, Pelatih Kepala Andi Ramawi, serta seluruh pemain agar tetap solid dalam menjalani kompetisi.
“Doa kami kiranya Tuhan memberikan kekuatan kepada Ibu Evelin sebagai Manajer Persipura, Pelatih Kepala Andi Ramawi, serta seluruh pemain untuk solid berjuang mengantarkan Tim Persipura menuju target yang diinginkan masyarakat Papua,” katanya.
Kekalahan dari Barito Jadi Evaluasi
Jansen menilai kekalahan Persipura 3-2 dari Barito Putera pada pertandingan sebelumnya di Banjarmasin harus menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih.
“Saya yakin kekalahan 3-2 Tim Persipura dalam pertandingan melawan Barito Putera menjadi bahan evaluasi bagi Pelatih Kepala. Sosok Pelatih Andi Ramawi punya kiat khusus dan seni memadukan para pemain serta terampil mensinergikan keterampilan dan posisi para pemain Persipura,” ujarnya.
Dukungan Suporter Tetap Mengalir
Jansen menegaskan dukungan Black Danger Community Persipura 1963 tetap diberikan meski pertandingan berlangsung tanpa penonton.
“Bagi kami, Suporter BDC 1963, untuk mendukung Persipura tidak pernah mengenal kata berhenti. Dari Tanah Papua, doa kami kiranya menyertai teman-teman pemain, pelatih, dan Ibu Manajer untuk mengawal pertandingan hari ini mencapai kemenangan,” katanya.
“Tiga poin harga mati. Persipura satu hati, satu tujuan, semangat baru. Haleluya, amin,” ujar Jansen. **


















