Oleh: Makawaru da Cunha
CITRA PAPUA.COM–MULIA–Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Puncak Jaya merampungkan administrasi kepengurusan pada 19 dari 26 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) sebagai bagian dari konsolidasi organisasi menuju Pemilu 2029.
Ketua DPD PSI Kabupaten Puncak Jaya, Usman Telenggen, SE, mengatakan penataan dan penguatan kepengurusan tingkat distrik telah dilakukan sejak Maret 2026 guna memastikan struktur organisasi partai berjalan lebih tertib, efektif, dan terkoordinasi.
“Sebagian besar administrasi DPC sudah lengkap. Saat ini tinggal beberapa DPC yang masih melengkapi dokumen organisasi,” ujar Usman melalui sambungan telepon, Sabtu (13/6/2026).
Menurut dia, proses tersebut merupakan tindak lanjut dari agenda penguatan organisasi yang telah berjalan sebelum pelantikan pengurus DPD PSI se-Papua Tengah. Selain memperkuat tertib administrasi, langkah itu juga bertujuan memastikan kepengurusan partai di tingkat distrik terdokumentasi dan terverifikasi dengan baik.
Penguatan Struktur Hingga Tingkat Distrik
Sebanyak 19 DPC telah merampungkan administrasi kepengurusan, yakni di Distrik Mulia, Ilu, Fawi, Mewoluk, Yamo, Tingginambut, Torere, Dagai, Dokome, Gurage, Ilamburawi, Irimuli, Kalome, Molanikime, Muara, Pagaleme, Wanwi, Yambi, dan Yamoneri.
Sementara itu, tujuh DPC lainnya yang masih melengkapi dokumen organisasi berada di Distrik Gubume, Kiyage, Lumo, Nioga, Nume, Taganombak, dan Waegi.
Usman menjelaskan, dokumen yang dilengkapi meliputi data kepengurusan, biodata pengurus, serta sejumlah persyaratan administrasi lainnya sesuai mekanisme partai.
DPD PSI Puncak Jaya menargetkan seluruh DPC yang masih berproses dapat segera menyelesaikan kelengkapan dokumen sehingga struktur organisasi partai di seluruh distrik dapat berjalan lebih efektif.
“Target kami seluruh DPC dapat menyelesaikan administrasi dalam waktu dekat sehingga konsolidasi organisasi dapat berjalan lebih optimal,” katanya.
Ke-26 DPC tersebut tersebar di empat daerah pemilihan DPRK Puncak Jaya yang memiliki total alokasi 30 kursi. Karena itu, keberadaan kepengurusan yang aktif dan tertata di setiap distrik dinilai penting untuk memperkuat komunikasi organisasi, kaderisasi, pendidikan politik, serta pelayanan kepada masyarakat hingga tingkat akar rumput.
Persiapan Menuju Pemilu 2029
Penguatan struktur organisasi menjadi salah satu langkah strategis PSI Puncak Jaya dalam mempersiapkan diri menghadapi berbagai agenda politik mendatang, termasuk Pemilu 2029.
PSI telah mengikuti Pemilu sejak 2019. Namun, pada Pileg 2024 yang memperebutkan 30 kursi DPRK Puncak Jaya, partai tersebut belum memperoleh kursi di parlemen daerah.
Menurut Usman, pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi partai untuk terus memperkuat organisasi dari tingkat kabupaten hingga distrik.
“Penataan kepengurusan DPC ini bukan sekadar melengkapi administrasi. Ini merupakan bagian dari penguatan struktur partai agar PSI memiliki organisasi yang solid hingga tingkat distrik dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan, termasuk Pemilu 2029,” tegasnya.
Ia menambahkan, kelengkapan kepengurusan akan mempermudah koordinasi internal partai, pelaksanaan program organisasi, kaderisasi, serta memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
Usman berharap tujuh DPC yang masih dalam proses dapat segera menuntaskan persyaratan organisasi sehingga konsolidasi PSI di Kabupaten Puncak Jaya dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Dengan tersisanya tujuh DPC yang masih melengkapi administrasi, DPD PSI Puncak Jaya optimistis seluruh struktur organisasi partai di 26 distrik dapat segera rampung. **


















