Makawaru da Cunha
CITRA PAPUA.COM—JAYAPURA—Tim kebanggaan Tanah Papua, Persipura Jayapura, bersiap menghadapi dua laga penting pada lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 Grup B Wilayah Timur.
Mutiara Hitam dijadwalkan menjamu Persiku Kudus dan Persipal Palu di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Jayapura, masing-masing pada 7 dan 12 November 2025.
Selain dua laga home, Persipura juga akan menjalani dua pertandingan away melawan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, 11 November 2025, dan menghadapi Kendal Tornado di Stadion Utama Kendal, 23 November 2025.
Menjelang dua laga kandang tersebut, Ketua Black Danger Community (BDC) Persipura 1963, Jansen Previdea Kareth, mengajak seluruh pendukung Persipura untuk memenuhi stadion dan “merah-hitamkan” tribun sebagai bentuk dukungan total kepada tim kebanggaan.
Merah-hitam, kata Jansen, adalah simbol semangat dan kebanggaan masyarakat Papua terhadap Persipura.
Jansen juga mengajak seluruh pendukung wajib membeli tiket masuk di Stadion Lukas Enembe.
“Persipura harus sapu bersih dua laga kandang kontra Persiku Kudus dan Persipal Palu. Saya yakin dan optimis Persipura mampu meraih masing-masing tiga poin. Itu harga mati, tidak bisa ditawar lagi,” tegas Jansen dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/11/2025).

Ketua Black Danger Community (BDC) Persipura 1963, Jansen Previdea Kareth, berpose bersama anggotanya. (Foto: Dok/BDC Persipura 1963)
Ia menegaskan, kemenangan di empat laga tersisa pada bulan November 2025 akan sangat menentukan posisi Persipura menuju puncak klasemen.
“Setiap kemenangan Persipura adalah doa dan harapan kami suporter serta seluruh masyarakat Papua. Kami tetap menjadi pemain kedua belas yang berdiri, bernyanyi, dan memberikan semangat dari tribun,” ujar Jansen.
Menurutnya, perjuangan para pemain di lapangan harus disertai dengan semangat dan dukungan penuh dari publik Papua di luar lapangan. Ia menyebut, setiap kemenangan Persipura merupakan cerminan tekad dan doa masyarakat Papua yang tetap setia mendukung tim kesayangannya.
Jansen juga mengulas laga terakhir Persipura kontra PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, 1 November 2025, yang berakhir imbang. Ia menilai hasil tersebut tetap menjadi capaian positif yang menambah motivasi bagi tim menjelang dua laga kandang penting di Jayapura.
“Satu poin di Sleman adalah hasil yang patut disyukuri. Itu bukti bahwa Persipura tetap konsisten berjuang dan tidak menyerah untuk menjaga posisi di klasemen,” katanya.
Lebih jauh, Jansen mengaitkan perjuangan Persipura dengan Refleksi Satu Abad Nubuatan IS Kijne di Tanah Papua, yang menurutnya menjadi simbol kebangkitan masyarakat Papua di segala aspek.
“Berkat doa sulung itu, perjalanan tahun ini akan mengantar Persipura kembali ke kasta tertinggi Super Liga. Tetap satu hati, satu tujuan Persipura! Haleluya, Amin,” tutupnya penuh semangat.
Dengan dukungan penuh masyarakat Papua, Persipura Jayapura diharapkan mampu mengamankan poin maksimal di Stadion Lukas Enembe dan membuka jalan menuju promosi ke Liga 1 musim depan.
#PersipuraBangkit #BDC1963 #Liga2Pegadaian #MutiaraHitam #Jayapura.


















