banner 728x250

120 Petinju “Baku Pukul” di Kejurda Pace Boxing Cup I

Sekum KONI Papua, George Weyasu, memukul lonceng saat membuka Kejurda Pace Boxing Cup I 2026 di GOR Cenderawasih, APO, Kota Jayapura, Senin (30/3/2026) malam. (Foto: Citra Papua/Makawaru da Cunha)
banner 120x600
banner 468x60

Oleh: Makawaru da Cunha  I

CITRA PAPUA.COM, JAYAPURA—Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir Papua Cerah atau Pace Boxing Cup I 2026 dibuka oleh Sekum KONI Papua, George Weyasu di GOR Cenderawasih, APO, Kota Jayapura, Senin (30/3/2026) malam.

banner 325x300

Kejurda ini merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, KONI Papua dan Pengprov Pertina Papua, berlangsung 30 Maret hingga 5 April 2026.

Kejurda ini diikuti sebanyak 120 petinju mewakili 8 Pengkab Pertina dan 1 Pemkot Pertina se-Provinsi Papua.

Selain ajang kompetisi, kejurda ini menjadi ajang seleksi daerah (selekda) untuk mewakili Papua di PON Bela Diri 2026 di Sulawesi Utara dan Pra PON 2027 di Surabaya, Jawa Timur.

Panitia pelaksana menyiapkan ring tinju eks PON XX/2021 di Papua yang berstandar Kejuaraan Tinju Asia Elite Boxing Championships 2021 di Le Meridien Hotel, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).


Petinju putri Waropen, Karolin Jalla Bad, memukul KO Hensis M. Koromat dari Kepulauan Yapen pada hari pertama babak penyisihan Kejurda Pace Boxing Cup I 2026 di GOR Cenderawasih, APO, Kota Jayapura, Senin (30/3/2026) malam. (Foto: Citra Papua/Makawaru da Cunha)

Kategori Pertandingan Elite Putra dan Putri

Kejurda mempertandingkan kategori elite putra (19–40 tahun) dan elite putri (19–40 tahun). Elite Putra:
48 kg (Layang), 51 kg (Terbang), 54 kg (Bantam), 57 kg (Bulu), 60 kg (Ringan), 63,5 kg (Welter Ringan), 67 kg (Welter), 71 kg (Menengah), 80 kg (Berat Ringan), dan 86 kg (Berat).

Sedangkan elite putri: 48 kg (Layang), 50 kg (Terbang), 52 kg (Bantam), 54 kg (Bulu), 57 kg (Ringan), 60 kg (Welter Ringan), 63 kg (Welter), 66 kg (Menengah), dan 70 kg (Berat Ringan).

Sekum KONI Papua, George Weyasu, menekankan pentingnya seleksi atlet berkualitas dan potensial.
“KONI memberikan dukungan penuh karena Pertina adalah anggota resmi kami. Dari 120 atlet ini, kita harapkan terjaring 12–15 petinju terbaik yang akan digembleng melalui pelatihan ketat di masing-masing kelas,” ujarnya.

Ketua Pengprov Pertina Papua, Septinus Jarisetouw, didampingi legenda tinju Papua Simon Rumkabu, Agus May, Alfred Kayoi, dan lainnya, pada pembukaan Kejurda Pace Boxing Cup I 2026 di GOR Cenderawasih, APO, Kota Jayapura, Senin (30/3/2026) malam. (Foto: Citra Papua/Makawaru da Cunha)

Kebangkitan Tinju Papua

Ketua Pengprov Pertina Papua, Septinus Jarisetouw, menyebut kejuaraan ini sebagai upaya membangkitkan tinju yang vakum beberapa tahun terakhir.

“Tinju merupakan lumbung medali bagi Papua. Kami mengumpulkan 120 atlet, dan ini bukan satu kali saja. Bulan Mei atau Juni nanti akan ada kejuaraan lagi, mungkin bertajuk Kapolda Cup atau Panglima Cup,” ujar Septinus.

Septinus Jarisetouw juga mendaulat diatas ring para legenda tinju yang telah mengharumkan nama Papua di even nasional maupun internasional, antara lain Simon Rumkabu, Agus May, Alfred Kayoi dan lain-lain.

“Kami berharap para petinju muda bisa mengikuti jejak para legenda Papua, sehingga muncul para petinju terbaik,” sebut Septinus.

Sekretaris Pengprov Pertina Papua, Galang Pujo Purboyo, menegaskan semua agenda dijalankan sesuai arahan KONI dan AD/ART Pertina pusat periode 2024–2025.

“Kita fokus pada pembinaan. Meski menghadapi defisit anggaran, semangat tidak boleh turun. Para simpatisan membantu karena kecintaan pada olahraga ini. Cita-cita kami jelas, mencetak ksatria di dalam dan di luar ring,” ungkap Galang.

Duel seru antara petinju putra Supiori M Alpisaki Pratama dan Yulianus Maipon dareuKepulauan Yapen di babak penyisihan I Kejurda Pace Boxing Cup I 2026 di GOR Cenderawasih, APO, Kota Jayapura, Senin (30/3/2026) malam. (Foto: Citra Papua/Makawaru da Cunha)

Melahirkan Bibit Unggul

Ketua Panitia Penyelenggara, Rosario Remilo Renwarin, mengharapkan melalui pembinaan prestasi mampu melahirkan bibit unggul yang membela Papua di pelbagai even.

“Hari ini, bendera dan logo Provinsi Papua dapat kembali berkibar di podium tertinggi di tingkat nasional,” pungkas putra legenda tinju Papua, Carol Renwarin ini.

Ajang ini menjadi momentum mengembalikan prestasi tinju di Bumi Cenderawasih yang sempat meredup lebih dari lima tahun pasca PON XX 2021. **

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *