Oleh: Makawaru da Cunha I
CITRA PAPUA.COM—JAYAPURA—Sebanyak 993 calon jemaah haji asal Papua tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi dilepas Pemerintah Provinsi Papua setelah seluruh proses administrasi dinyatakan rampung.
Pelepasan dilakukan Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen mewakili Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, bersama Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Papua H. Musa Narwawan di Asrama Haji Papua, Koraraja, Sabtu (2/5/2026).
Aryoko mengatakan, Pemprov Papua bersama Kementerian Haji dan Umrah telah melakukan persiapan menyeluruh bagi jemaah, termasuk yang berasal dari wilayah provinsi pemekaran.
“Pemprov Papua bersama Kementerian Haji dan Umrah dengan waktu yang panjang menyiapkan para calon jemaah haji asal Provinsi Papua secara keseluruhan,” ujarnya.
Ia menegaskan, seluruh tahapan keberangkatan telah diselesaikan dan pemerintah daerah memastikan sinergi dengan pemerintah pusat berjalan optimal.
“Kita berharap rombongan calon jemaah haji ini dalam kondisi sehat, dan seluruh administrasi sudah selesai sampai ke lokasi tujuan,” kata Aryoko.

Suasana upacara pelepasan calon jemaah haji Provinsi Papua tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Asrama Haji Provinsi Papua, Koraraja, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Citra Papua.com/Makawaru da Cunha)
Kuota dan Distribusi Jemaah
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Papua, Musa Narwawan, menyebut pelepasan ini menjadi pelaksanaan perdana sejak institusinya dibentuk pada 2025.
“Hari ini kami melaksanakan tugas perdana, dan ini menjadi kebahagiaan bagi Kementerian Haji dan Umrah Papua,” ujarnya.
Ia memastikan kuota haji Papua sebanyak 993 orang telah terpenuhi secara administratif.
“Dari 993 ini, 100 persen administrasinya sudah selesai dan siap diberangkatkan ke embarkasi Hasanuddin Makassar,” katanya.
Sebanyak 840 calon jemaah haji akan diberangkatkan melalui embarkasi Makassar menuju Tanah Suci, sekitar 50 melalui provinsi Sulawesi Selatan, sementara sisanya tidak terserap akibat penundaan keberangkatan dan alasan lainnya. **


















