banner 728x250

Karsudi Pimpin PSTI Papua, Targetkan Emas di PON 2028

Karsudi bersama pengurus mengangkat pataka usai terpilih sebagai Ketua Umum PSTI Papua dalam Musprovlub di Jayapura, Sabtu (2/5/2026). (CitraPapua.com/Makawaru da Cunha)
banner 120x600
banner 468x60

Oleh: Makawaru da Cunha  I

CITRA PAPUA.COM—JAYAPURA—Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Papua yang dibuka secara daring melalui zoom mengantarkan Karsudi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PSTI Papua periode 2026–2030 di Jayapura, Sabtu (2/5/2026), dengan target satu medali emas pada PON 2028.

banner 325x300

Musprovlub dibuka oleh caretaker PSTI Papua, Hasan Cono, mewakili Ketua Umum PB PSTI, Nukrawi Nawir, serta diikuti pengurus kabupaten/kota se-Papua dan perwakilan sejumlah cabang olahraga.

Proses pemilihan ketua umum dipimpin Anggota Steering Committee, Frengky Apolos Baneftar, dan berlangsung secara aklamasi.

Usai terpilih, Karsudi menegaskan kebangkitan sepak takraw Papua tidak dapat dibebankan kepada ketua umum semata, melainkan membutuhkan dukungan semua pihak.

“Keberhasilan membangkitkan sepak takraw di Papua tidak bisa dipikul oleh ketua umum saja. Dukungan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan sangat menentukan agar kita bisa bangkit di tingkat nasional,” ujarnya.


Hasan Cono membuka Musprovlub PSTI Papua secara daring mewakili Nukrawi Nawir di Jayapura, Sabtu (2/5/2026). (CitraPapua.com/Makawaru da Cunha)

Target Emas di PON NTB–NTT

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua ini menekankan pentingnya kerja cepat dan terstruktur untuk meningkatkan prestasi sepak takraw Papua.

Ia menyebut pembenahan organisasi menjadi langkah awal, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga komunitas. Selain itu, kompetisi berjenjang dan pembinaan atlet akan diperkuat.

“Kita harus bekerja cepat dan keras, memperkuat struktur organisasi, serta menggelar kompetisi berjenjang untuk meningkatkan prestasi,” katanya.

Menurut dia, sarana dan prasarana juga menjadi faktor penting yang harus segera direvitalisasi maupun dibangun.

“Target kita minimal satu emas untuk kontingen Papua di PON 2028 di NTB dan NTT,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk melakukan konsolidasi dan memperkuat sistem organisasi sepak takraw di Papua.


Frengky Apolos Baneftar memimpin pemilihan Ketua Umum PSTI Papua dalam Musprovlub di Jayapura, Sabtu (2/5/2026). (CitraPapua.com/Makawaru da Cunha)

Liga Sepak Takraw Papua

Sementara itu, Hasan Cono mengatakan dirinya mendapat mandat sebagai caretaker PSTI Papua hingga pelaksanaan Musprovlub.

Ia menyebut terdapat sejumlah agenda penting yang harus segera dijalankan, di antaranya pelaksanaan Liga Sepak Takraw Papua pada Juni–Juli 2026, serta liga nasional wilayah Papua pada Oktober 2026.

Selain itu, PSTI Papua juga akan mempersiapkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) terkait Pra-PON 2027.

“Ini bukan pekerjaan mudah. Perlu dukungan semua pihak, bukan hanya ketua terpilih, tetapi seluruh pemerhati dan pembina untuk bersama-sama memajukan PSTI Papua,” kata Hasan. **

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *