banner 728x250

BDC Persipura Sampaikan Tujuh Poin Sikap Terkait Kericuhan Laga Persipura Vs Adhyaksa

Suasana pertandingan play off promosi Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 antara Persipura Jayapura versus Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (8/5/2026). (Foto: BDC Persipura)
banner 120x600
banner 468x60

Oleh: Makawaru da Cunha  I

CITRA PAPUA.COM, JAYAPURA—Komunitas suporter Black Danger Community (BDC) Persipura menegaskan tidak terlibat dalam kericuhan laga play off promosi Liga 2 Pegadaian Championship musim 2025/2026 antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (8/5/2026) lalu.

banner 325x300

Dalam pernyataan sikapnya, BDC juga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas pihak yang bertanggung jawab, mengevaluasi kepemimpinan wasit, serta mendorong keringanan sanksi terhadap Persipura Jayapura.


Suporter Black Danger Community (BDC) Persipura memberikan dukungan pada laga play off promosi Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (8/5/2026). (Foto: BDC Persipura)

Ketua Umum BDC Persipura, John Ungirwallu, dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (15/5/2026), menyampaikan tujuh poin sikap organisasi sebagai berikut:

  1. Tegaskan Tidak Terlibat Kericuhan

BDC menegaskan secara organisasi tidak terlibat dan tidak pernah merencanakan tindakan anarkis dalam pertandingan tersebut.

  1. Prihatin dan Kutuk Kericuhan

BDC menyampaikan keprihatinan atas insiden yang terjadi serta mengutuk keras pihak-pihak yang terlibat dalam tindakan yang tidak menjunjung sportivitas.

  1. Minta Aparat Usut Tuntas

BDC meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas pihak yang diduga menjadi dalang kericuhan dan memproses sesuai hukum yang berlaku.

  1. Dukung Langkah Banding Persipura

BDC mendukung penuh manajemen Persipura Jayapura bersama tim hukum untuk mengajukan banding terhadap keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

  1. Minta Evaluasi Kepemimpinan Wasit

BDC meminta PSSI mengevaluasi kepemimpinan wasit Asker Nadjafaliev asal Uzbekistan yang dinilai tidak konsisten dalam mengambil keputusan di lapangan.

  1. Minta Keringanan Sanksi Persipura

BDC meminta Komdis PSSI mempertimbangkan keringanan sanksi terhadap Persipura dengan mempertimbangkan situasi pertandingan yang dinilai dipengaruhi keputusan wasit.

  1. Tegaskan Tidak Terlibat dan Tetap Dukung Persipura

Suporter Black Danger Community (BDC) Persipura memberikan dukungan pada laga play off promosi Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (8/5/2026). (Foto: BDC Persipura)

BDC menegaskan bersama empat elemen suporter lainnya tidak terlibat dalam insiden tersebut dan tetap berkomitmen mendukung Persipura Jayapura di setiap pertandingan.

BDC menyatakan tujuh poin tersebut sebagai bentuk klarifikasi kepada manajemen Persipura, Komdis PSSI, serta masyarakat Papua terkait posisi organisasi suporter dalam insiden usai laga tersebut. **

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *